Langsung ke konten utama

Postingan

G20 MENGATASI MASALAH EKONOMI GLOBAL INDONESIA

Saat ini dunia dihadapkan pada masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh satu negara sendiri Sehingga digital teknologi, semuanya mengharuskan seluruh negara untuk bekerja sama. Namun, kerja sama antar-negara ini sering tidak berjalan dengan mulus. Dia menilai Presidensi G20 Indonesia berhasil mengatasi persoalan itu. Kehadiran pemimpin negara anggota G20 merupakan suatu capaian bagi Indonesia Karena dari Februari sebetulnya keinginan G20 pecah itu sangat riil. Jadi kerjaan untuk membuat ini tetap bersatu. Banyak persetujuan mengenai penyelesaian krisis pangan, sustainability financing, digital teknologi, global taxation, kemudian juga financial safety net.  Presidensi G20 Indonesia mengusung tema recover together recover stronger karena menginginkan seluruh dunia terutama negara-negara berkembang dapat pulih bersama-sama sesudah pandemi dengan lebih kuat. Untuk itu, isu mengenai penanganan pandemi menjadi agenda utama yang akan dibahas antara Menteri Keuangan bersama dengan Menter...

Rupiah Terus Tertekan Karena Dolar AS

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS disebabkan oleh agresifnya Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve dalam menaikkan suku bunga acuannya sebesar 3,75 sampai 4 persen. "Kalau Amerika masih naikan suku bunga, pasti dolarnya balik pulang ke Amerika. Jika dolarnya balik ke Amerika harga dolarnya pasti tambah kuat," kata Suahasil saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan. Kondisi The Fed menaikkan suku bunganya membuat dolar yang beredar di seluruh dunia, termasuk negara berkembang akan kembali ke AS, lantaran masyarakat justru tertarik menyimpan uangnya di perbankan dibandingkan untuk digunakan (spending). Dengan demikian, sebelumya dalam Rapat Komite Stabilitas sistem keuangan (KSSK) yang dihadiri oleh Menteri Keuangan Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terungkap stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga di tengah tren menguatnya Dolar AS....

UTANG LUAR NEGERI INDONESIA PADA AGUSTUS 2022 MENURUN

Posisi utang luar negeri Indonesia pada akhir Agustus 2022 adalah $397,4 miliar, turun dari $400,2 miliar pada bulan sebelumnya. Perkembangan ini disebabkan oleh berkurangnya utang luar negeri di sektor publik (pemerintah dan bank sentral) dan sektor swasta. Secara tahunan, posisi ULN terkontraksi sebesar 6,5% (year-on-year) pada Agustus 2022, lebih tajam dibandingkan kontraksi 4,1% (year-on-year) pada bulan sebelumnya.  Posisi utang luar negeri pemerintah pada Agustus 2022 adalah $184,9 miliar, turun dari $185,6 miliar pada bulan sebelumnya. Secara tahunan, ULN pemerintah mengalami kontraksi sebesar 10,9% year-on-year, kontraksi yang lebih tajam dari kontraksi 9,9% (year-on-year) pada Juli 2022. Penurunan ULN pemerintah disebabkan oleh pembayaran pinjaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan penarikan pinjaman untuk mendukung program prioritas dan pembiayaan proyek, sehingga pinjaman lebih rendah. Sementara itu, posisi net Surat Berharga Negara (SBN) meningkat seiring dengan meni...

ACAMAN DUNIA TERHADAP RESESI YANG MENADATANG

     Saat ini kondisi dunia sedang dilanda bahaya di mana berbagai ancaman dari sisi ekonomi hingga keamanan masih terus menghantui.Ketegangan geopolitik itu mengakibatkan harga energi, pangan, hingga pupuk meningkat. Imbasnya, inflasi di sejumlah negara melambung. Lonjakan inflasi itu membuat bank-bank sentral di beberapa negara mengerek suku bunga acuannya.Pada akhirnya, kebijakan moneter yang ketat itu berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi. Bahkan, sebagian negara terancam terperosok ke jurang resesi. Pernyataan Sri Mulyani tersebut juga diamini oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dan sejumlah lembaga internasional, yang memproyeksi resesi global terjadi pada 2023 mendatang.      Sedangkan IMF pun memperkirakan ekonomi global hanya tumbuh 3,2 persen pada tahun ini atau turun nyaris separuh dari capaian tahun lalu sebesar 6,1 persen. Sementara pada 2023 diperkirakan hanya 2,9 persen. Namun Belum selesai masalah yang ditimbulkan dari perang Rusia-U...

Alami Inflasi Pasca Kenaikan BBM, Harga-Harga Selangit!

Diprediksi inflasi bisa meningkat 6,5% hingga 7% sampai akhir tahun. Apalagi Bank Sentral kembali diproyeksi akan menaikkan suku bunga paling tidak sampai level 4% hingga akhir tahun "Untuk kenaikan IHSG saat ini lebih ditopang kenaikan saham-saham sektor energi (coal dan oil). Sentimen penguatan saham coal ditopang oleh permintaan dari China yang meningkat dikarenakan beberapa wilayah mengalami panas yang cukup tinggi, hal ini akan membutuhkan energi listrik lebih. Oleh karena itu, Bahana memproyeksikan pergerakan IHSG selama minggu ini masih akan bergerak flat di range 7.000-7.260. Sementara itu, Direktur Riset & Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan sejauh ini memang kalau diperhatikan, bagus atau tidaknya pasar, akan bergantung terhadap persepsi dan perspektif pelaku pasar dan investor. Menurutnya, akan ada sebagian yang menerima tentu akan ada sebagian yang tidak menerima."Semua akan kembali ke bagaimana mereka merespons kenaika...