Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6% pada 2027, lebih tinggi dibandingkan target APBN 2026 sebesar 5,4%. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah merancang belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun dengan fokus pada sejumlah prioritas seperti ketahanan pangan dan energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, serta pengentasan kemiskinan.
Target tersebut menunjukkan optimisme pemerintah terhadap perekonomian Indonesia. Namun, tantangannya adalah pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari angka PDB. Pertumbuhan 6% idealnya juga diikuti dengan peningkatan lapangan kerja, daya beli, pemerataan pendapatan, dan penurunan kemiskinan.
Pemerintah sendiri menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 6–6,5% dan pengangguran terbuka menjadi 4,30–4,87% pada 2027. Artinya, keberhasilan RAPBN 2027 nantinya bukan hanya soal apakah angka pertumbuhan 6% tercapai, tetapi juga apakah pertumbuhan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat.
Daftar pustaka
https://fiskal.kemenkeu.go.id/baca/2026/06/29/4555-pemerintah-dan-banggar-dpr-sepakati-arah-kebijakan-rapbn-2027?utm_source=chatgpt.com
https://babel.antaranews.com/berita/577017/pemerintah-menargetkan-pertumbuhan-ekonomi-pada-2027-capai-6-persen?utm_source=chatgpt.com
Komentar
Posting Komentar