Langsung ke konten utama

"BBM Naik (Lagi)? Kupas Tuntas Hoaks vs Fakta Biar Gak Kena Panic Buying”

Fenomena panic buying yang sempat bikin gaduh di berbagai daerah pada awal Maret 2026 ini sebenarnya dipicu oleh rasa was-was masyarakat terhadap situasi global yang lagi nggak menentu. Eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya ketegangan antara Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat, menimbulkan kekhawatiran besar kalau Selat Hormuz bakal ditutup. Padahal, selat itu adalah jalur "urat nadi" pengiriman minyak dunia. Isu ini pun digoreng sedemikian rupa di media sosial, sampai muncul narasi miring kalau cadangan BBM kita bakal ludes dalam waktu singkat. Padahal, kalau kita bicara fakta, Kementerian ESDM sudah mengklarifikasi bahwa stok operasional nasional kita sebenarnya masih sangat aman di angka 23 hingga 25 hari—yang mana itu adalah standar normal. Situasi makin diperparah dengan munculnya hoaks yang bilang harga bakal naik lagi di tanggal 9 Maret, padahal itu cuma kabar burung yang sudah dibantah mentah-mentah oleh Komdigi untuk menenangkan warga yang sudah telanjur antre di SPBU.

      Kalau dilihat dari sisi kebijakan, PT Pertamina memang resmi melakukan penyesuaian harga per 1 Maret 2026, tapi penting untuk dicatat bahwa yang naik itu cuma BBM non-subsidi seperti Pertamax Turbo dan Pertamina Dex. Kenaikan ini nggak bisa dihindari karena harga minyak mentah dunia emang lagi naik-turun dan nilai tukar Rupiah juga lagi fluktuatif. Tapi buat teman-teman yang sehari-hari pakai Pertalite atau Biosolar, nggak perlu ikut pusing karena pemerintah sudah kasih jaminan kalau harga BBM subsidi ini nggak akan naik, setidaknya sampai musim mudik Idulfitri 1447 H selesai. Saat ini, pemerintah justru lagi sibuk-sibuknya lewat Posko ESDM buat mastiin semua kilang beroperasi maksimal dan stok di daerah-daerah terpencil aman. Langkah ini krusial banget karena mereka memprediksi bakal ada lonjakan konsumsi sampai 12% selama Ramadan dan Lebaran nanti, jadi fokusnya sekarang bukan cuma soal harga, tapi gimana caranya supaya pasokan bensin tetap lancar pas kita semua mau pulang kampung.


Daftar Pustaka 

https://infobanknews.com/harga-bbm-pertamina-naik-per-1-maret-2026-ini-daftar-lengkapnya/

https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-harga-bbm-naik-pada-9-maret-2026

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260312/44/1959950/konsumsi-bbm-diproyeksi-naik-12-saat-lebaran-2026-posko-esdm-mulai-siaga



Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIMIKO  (Himpunan Mahasiswa Ekonomi) Himpunan Mahasiswa Ekonomi (HIMIKO) adalah wadah organisasi bagi mahasiswa Program Studi Ekonomi untuk mengembangkan diri, menambah relasi dan tentunya memajukan Prodi Ekonomi. HIMIKO terbentuk pada tanggal 12 November 2016. Himpunan Mahasiswa Ekonomi terbentuk pada saat mabim angkatan pertama Program Studi Ekonomi 2016. HIMIKO memiliki arti logo berbentuk 12 gir yang melambangkan tanggal terbentuknya HIMIKO. HIMIKO telah menjadi anggota IMEPI (Ikatan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Indonesia) sejak tahun 2017. Tahun 2019 HIMIKO terpilih menjadi Himpunan Tersosmed di Acara ORMAWA AWARD yang diselenggarakan oleh BEM U. HIMIKO memiliki Visi dan Misi sebagai berikut: Visi : “Meningkatkan solidaritas antar generasi ilmu ekonomi dan menjadikan HIMIKO himpunan yang dikenal di UBB maupun diluar UBB.” Misi : 1. Menjalin kerjasama antar organisasi di UBB maupun diluar UBB. 2. Meningkatkan keakraban antar kepengurusan sehingga menjalankan proke...

Pelemahan Rupiah Tertinggi Sepanjang Sejarah

Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menembus kisaran Rp17.000 per dolar AS menjadi salah satu isu ekonomi paling serius di Indonesia pada tahun 2026 karena menunjukkan adanya tekanan besar terhadap stabilitas ekonomi nasional. Melemahnya rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik, terutama kuatnya dolar AS akibat tingginya suku bunga Amerika Serikat, meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik Timur Tengah, serta terjadinya capital outflow atau keluarnya dana investor asing dari pasar negara berkembang termasuk Indonesia. Kondisi tersebut menyebabkan permintaan dolar meningkat tajam sehingga nilai rupiah semakin tertekan. Selain faktor global, pasar juga menyoroti kondisi domestik seperti stabilitas fiskal, arah kebijakan ekonomi pemerintah, independensi bank sentral, dan tingkat kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia. Bank Indonesia sendiri menyatakan telah melakukan intervensi besar di pasar valuta asing serta mempertahankan...

Nonton Video dapat Uang? Hati-hati!

Nonton Video dapat Uang? Hati-hati! Dalam dunia yang semakin modern, sebuah usaha atau  bisnis akan terus berkembang dan tumbuh. Hal ini membuat munculnya berbagai jenis bisnis baru yang menarik perhatian masyarakat. Salah satunya adalah jenis bisnis dengan menggunakan aplikasi digital. Dari aplikasi tersebut kita harus hati-hati dalam berbisnis, karena ada beberapa aplikasi yang menerapkan skema ponzi. Skema ponzi itu sendiri merupakan konsep investasi yang digagas dan dikembangkan oleh Charles Ponzi pada tahun 1920, seorang berkebangsaan Italia. Konsep investasi skema ponzi menjadi cikal bakal investasi bodong yang dipraktikkan diseluruh dunia hingga saat ini. Tidak ada kegiatan usaha apapun yang didanai dalam investasi berkonsep ini. Investasi dengan skema ponzi murni perputaran uang dari para anggotanya sendiri. Artinya, skema ponzi merupakan modus investasi palsu yang memberikan iming-iming keuntungan lebih besar dibandingkan jenis investasi lain (SimulasiKredit.com). Menurut ...